Kolaborasi Strategis BRMP Veteriner dan Pusat Kesehatan Militer TNI AD
Bogor (9–16 September 2025) – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor di bidang kesehatan hewan dan manusia, Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Veteriner (BRMP Veteriner) melaksanakan kegiatan kerja sama penelitian dengan Pusat Kesehatan Militer TNI Angkatan Darat (Puskes TNI AD). Kegiatan ini difokuskan pada uji efikasi probiotik terhadap bakteri zoonotik, yaitu bakteri yang dapat menyebar dari hewan ke manusia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi probiotik sebagai agen biologis yang mampu menghambat atau menekan perkembangan infeksi bakteri zoonosis. Hal ini menjadi sangat relevan mengingat meningkatnya kekhawatiran global terhadap ancaman penyakit zoonosis dan resistensi antimikroba, yang berdampak langsung pada sektor kesehatan, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Kegiatan penelitian dilaksanakan di Laboratorium Zoonosis BRMP Veteriner, yang telah dilengkapi dengan fasilitas laboratorium berstandar tinggi, dengan mematuhi protokol biosafety dan biosecurity secara ketat, guna memastikan integritas hasil uji dan keamanan personel laboratorium.
Dalam penelitian ini, digunakan berbagai peralatan khusus yang mendukung keamanan hayati dan keselamatan kerja, antara lain Biosafety Cabinet (BSC) Kelas III, Isolator mencit (mouse isolator), serta Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar penanganan agen infeksius berisiko tinggi.
Pengujian yang dilakukan mencakup sejumlah parameter kunci yang merefleksikan respons biologis terhadap perlakuan probiotik, yaitu: Bakterimia – untuk mengukur tingkat infeksi bakteri dalam darah; Sitokin – sebagai indikator respons imun, khususnya inflamasi; Hematologi – mencakup analisis sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit; serta Kimia darah – untuk mengevaluasi kondisi fungsi organ dan metabolisme.
Kegiatan kolaboratif ini merupakan salah satu implementasi pendekatan One Health, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan dalam menangani penyakit infeksius. BRMP Veteriner sebagai unit pelaksana teknis di bawah Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kementerian Pertanian, terus mendorong kemitraan strategis lintas sektor, termasuk dengan institusi militer, akademisi, dan industri.
Penelitian bersama ini juga diharapkan menjadi pijakan awal dalam pengembangan formulasi probiotik yang lebih adaptif terhadap tantangan infeksi zoonosis di Indonesia, sekaligus memperkuat kapasitas laboratorium veteriner nasional sebagai pusat rujukan inovasi kesehatan hewan.